tulisantulisan dari pinggir jembatan merahputih ambon, delapan november duaributujuhbelas;

I bernegara itu seperti duduk ngopi di kedai kesukaan bersama temanteman. lalu mengobrol banyak perihal yang asikasik, kecuali : 1. apa itu kopi? 2. coarse, medium atau fine? 3. arabica, robusta, luwak atau bajing loncat? 4. dan lain sebagainya yang pelikpelik sirius   nb : ngopi ya, ngopi aja. sbab yang filosofis itu dasar negara, […]

Read More tulisantulisan dari pinggir jembatan merahputih ambon, delapan november duaributujuhbelas;

dili.ni ma.sa;

I lalu ia berkata kepada mereka “dosamu telah diampuni, kecuali : yangdi linimasa; ke.ma.rin.” II dan ia berkata kepada mereka semua: “setiap orang yang mau mengikut aku, ia harus membuat akun baru, menekan tombol ikuti, memikul sendiri bebannya di linimasa dan mengantongi gawainya tiaptiap hari.” III pada suatu hari, seorang dari orang banyak itu bertanya : “guru, […]

Read More dili.ni ma.sa;

menafsirfotojuna #2

seorang pelaut tua tersesat di lantai tujuh sebuah pusat belanja yang terangbenderang. ia mencaricari arah, menengadah ke langit dan menemukan gugusan bintang yang samasekali tak dikenalinya.  

Read More menafsirfotojuna #2