Moro: Sebuah Jampé Orgasmik

Originally posted on Aura Asmaradana:
Ada sedikit luka ketika mendengarkan Moro. Apalagi ketika terlebih dulu tahu bahwa yang dibawakan Morika Tetelepta itu adalah tafsir atas sebuah mantra—atau jampé dalam bahasa saya—tua Maluku. Pasalnya, tak semua orang punya pengalaman berhadapan dengan mantra. Hal itu sebetulnya patut disayangkan karena hemat saya, mantra adalah ekspresi manusia paling fundamental…

Read More Moro: Sebuah Jampé Orgasmik