kebangkitan burung-burung; tonu

hari ini kita pongah ketika bicara tentang rumah. tentang kamar-kamar pada ruang maha besar. kalian bilang “kamar adalah penjara”. runtuhkanlah. kita bikin ruang besar nan megah yang adalah ruang tamu. maka kita tinggal pada satu rumah, satu ruang maha besar yang adalah ruang tamu. kita adalah tamu di ruang tamu kita sendiri. ya, aku dan […]

Read More kebangkitan burung-burung; tonu

kebangkitan burung-burung; rua

lalu, manusia diharapkan adil. sementara di semesta yang maha luas; kita begitu kecil; begitu kerdil. kau punya dua mata; dua telinga, satu hidung, satu mulut. kau punya dua tangan, dua kaki, dua lutut. apakah keadilan, jika kita hanya punya satu hidung, satu mulut? kita tidak menjadi manusia yang adil jika tidak menambahkan pada tubuh kita […]

Read More kebangkitan burung-burung; rua

kebangkitan burung-burung; isa

pada satu pagi di pukul enam, pengeras suara di kampung kami berhenti sembernya. lagu-lagu rohani dan khotbah pagi, tak putus-putus mencerca perempuan dan laki. juga perihal perilaku dosamu dan dosaku. seakan kamu dan aku adalah paku pada tubuh yesus yang mati kaku. kita bersikukuh bahwa tuhan itu satu, tapi waktu tak pernah menipu; bahwa kita […]

Read More kebangkitan burung-burung; isa

tanaha;

menujumu sebagai samudra maha luas adalah perihal melewati ombak di pintu-pintu tanjung. cinta adalah pertaruhan di layar, dayung dan perahu. karam atau tidak, kita tidak pernah tahu. sebab pelayaran paling lelaki adalah ketika kekerdilan hati sudah kau sauh di palka paling bawah atau di tolau biru-biru; yang bukan biru blauw. teluk ambon, 20 mei 2016

Read More tanaha;

tukuwaru;

dari belakang jendela yang terbuka dan burung-burung. kata-kata terjebak jeruji. manusia hanya akan jadi kicau jika ia tak beranjak pergi. dari belakang jendela dan besi-besi. teluk ambon, 19 mei 2016

Read More tukuwaru;

anipi;

lelaki yang telah belajar menajamkan mata parangnya sesungguhnya adalah mereka yang pernah terluka oleh parang itu sendiri.  tetapi ingat-ingatlah bahwa tajam bukan berarti tidak pernah tumpul. semakin tajam, semakin tumpul. semakin tajam, semakin tumpul. ulanglah itu pada mata parang dan dirimu sendiri. salam! teluk ambon, 16 mei 2016

Read More anipi;

gerimis di dalam gelas;

hujan di malam ini tak cukup deras untuk menghentikan pelbagai segala. sengkarut keningmu, gemuruh di dadamu dan satu ciuman panjang yang tak kuasa dihentikan musim, isme juga norma. cinta adalah tentang pelukan. pada kebenaran yang paling sendiri. hingga kelak nanti, kebenaranku adalah kebenaran kita. workshop coffee, 15 mei 2016

Read More gerimis di dalam gelas;